Saturday, July 19, 2014

PELAKSANAAN PERBAIKAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA



BAB IV
PELAKSANAAN PERBAIKAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA

A.    Tempat dan Waktu Pelaksanaan
Penulis melaksanakan perbaikan pembelajaran bidang studi Matematika dengan materi pokok perkalian kelas IV di SDN. Sukorejo Kec. Gurah Kab. Kediri dengan perincian jadwal sebagai berikut :
1.      Tanggal 5 Agustus 2008 pukul 07.00 - 08.10 pelaksanaan pembelajaran Matematika.
2.      Tanggal 12 Agustus 2008 pukul 07.00 - 08.10 mata pelajaran Matematika siklus pertama.
3.      Tanggal 19 Agustus 2008 pukul 07.00 - 08.10 pelaksanaan perbaikan siklus kedua.
B.     Prosedur Pelaksanaan Perbaikan Pembelajaran
Penulis melaksanaan perbaikan pembelajaran Matematika ini dimulai dari adanya masalah yang dirasakan oleh tentang hasil belajar siswa yang masih di bawah standart ketuntasan. Berawal dari masalah inilah penulis melakukan diskusi dengan teman sejawat dan melakukan konsultasi dengan tutor pembimbing. Sehingga penulis merasa perlu untuk melaksanakan perbaikan pembelajaran dengan menerapkan Penelitian Tindakan Kelas dengan siklus merencanakan, melaksanakan, mengamati pembelajaran dan refleksi proses dari hasil pembelajaran tersebu
Penulis di dalam pelaksanaan perbaikan pembelajaran di evaluasi oleh teman sejawat/supervisor yang hasil pengamatannya seperti terlampir.
Penulis menyelesaikan masalah pembelajaran Matematika seperti uraian di atas, dengan menggunakan 2 siklus perbaikan pembelajaran.
Pembelajaran awal yang dilakukan (RP) dengan langkah-langkah sebagai berikut :
a.       Kegiatan Awal (10 menit)
§  Absensi
§  Guru dan siswa tanya jawab tentang perkalian
b.      Kegiatan Inti (50 menit)
§  Guru menjelaskan tentang cara mengisi tabel perkalian.
§  Guru menjelaskan cara mengerjakan perkalian dengan cara susun panjang dan susun pendek.
§  Siswa dapat mengisi tabel perkalian dan menghafalnya

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
1










2










3










4










5










6










7










8










9










10










§  Siswa dapat mengerjakan soal tentang perkalian dengan cara susun 
§  Siswa mempresentasikan hasil kerjanya.
§  Soal dibahas bersama-sama
a.       KegiatanAkhir (10 menit)
§  Umpan balik
§  Tanya jawab tentang perkalian sebagai post tes / pemantapan.
Kelemahan-kelemahan pada pembelajaran di atas adalah
§  Guru hanya menggunakan metode ceramah.
§  Siswa tidak diberi kesempatan bertanya.
Perbaikan yang dilakukan
§  Guru menggunakan multi metode dalam pembelajaran
§  Siswa diberi kesempatan untuk bertanya.
Dari rencana pembelajaran tersebut ditetapkan untuk mengadakan perbaikan pembelajaran siklus I dengan langkah-langkah sebagai berikut.
1.      Kegiatan awal (10 menit)
a.       Melakukan tanya jawab sekilas tentang perkalian sederhana dengan tehnik 1 x menyimpan.
Pertanyaan yang diajukan
                                    1)      Permasalahan yang berkaitan dengan perkalian sederhana.
                                    2)      Permasalahan yang berkaitan dengan perkalian dengan teknik 1 x menyimpan.
a.       Menyampaikan tujuan pembelajaran.
Mencari penyelesaian permasalahan perkalian bersusun panjang dan bersusun pendek yang melibatkan operasi hitung bilangan.
2.      Kegiatan inti (50 menit)
a.       Siswa membentuk kelompok minimal 5 siswa (5 menit).
b.      Guru membagikan lembar soal untuk dikerjakan dan didiskusikan secara berkelompok.
Bentuk soal sebagai berikut.
1.      Kerjakan soal di bawah ini dengan cara perkalian sederhana 1x menyimpan!
§  14 x 5 = …..
§  33 x 4 = …..
§  25 x 3 = …..
§  16 x 8 = …..
§  17 x 3 = …..
2.      Kerjakan soal di bawah ini dengan perkalian bersusun dengan tehnik 1x menyimpan.
a.       guru menanggapi hasil pekerjaan kelompok dan mendiskusikannya bersama-sama siswa.
2.      Kegiatan akhir (10 menit)
a.       Siswa mengumpulkan hasil kerja kelompoknya.
b.      Siswa bersama-sama guru menyimpulkan model perkalian yang paling mudah diterima oleh siswa.
c.       Guru memberikan tugas kepada siswa untuk menghafalkan perkalian.
1)      Persamalahan yang berkaitan dengan perkalian bersusun panjang.
b.      Menyampaikan tujuan pembelajaran.
Mencari penyelesaian permasalahan perkalian bersusun panjang dan bersusun pendek yang melibatkan operasi hitung bilangan.
1.      Kegiatan inti (45 menit)
a.       Guru membagikan soal dalam bentuk esay kepada setiap kelompok yang sudah dibentuk (5 menit).
b.      Guru meminta menuliskan model perkalian bersusun serta mendiskusikan dalam kelompok masing-masing.
Bentuk soal sebagai berikut (40 menit).
Kerjakan dengan cara bersusun pendek
Kerjakan dengan cara bersusun panjang
c.       Guru menanggapi dan mendiskusikan hasil pekerjaan kelompok.
2.      Kegiatan akhir (15 menit)
a.       Siswa dan guru membuat kesimpulan tentang bagaimana menyelesaikan perkalian bersusun yang paling tepat.
b.      Tindak lanjut penilaian akhir.
Kelemahan-kelemahan pada perbaikan pembelajaran siklus I sebagai berikut.
a.       Siswa hanya sebagian yang melakukan demonstrasi.
b.      Guru tidak memberikan bimbingan dalam diskusi kelompok.
Perbaikan yang dilakukan
a         Seluruh siswa melakukan demonstrasi tentang perkalian di depan kelas.
b        Guru membimbing siswa dalam kerja kelompok dan diskusi kelas.
Dari hasil perbaikan pembelajaran siklus I maka ditetapkan perbaikan pembelajaran siklus II dengan langkah-langkah sebagai berikut.
1.      Kegiatan awal (10 menit)
a.       Guru melakukan tanya jawab tentang perkalian dengan model bersusun panjang dan pendek.
Pertanyaan yang diajukan antara lain.
1)      Permasalahan yang berkaitan dengan perkalian bersusun pendek.
2)      Persamalahan yang berkaitan dengan perkalian bersusun panjang.
b.      Menyampaikan tujuan pembelajaran.
Mencari penyelesaian permasalahan perkalian bersusun panjang dan bersusun pendek yang melibatkan operasi hitung bilangan.
1.      Kegiatan inti (45 menit)
a.       Guru membagikan soal dalam bentuk esay kepada setiap kelompok yang sudah dibentuk (5 menit).
b.      Guru meminta menuliskan model perkalian bersusun serta mendiskusikan dalam kelompok masing-masing.
Bentuk soal sebagai berikut (40 menit).
Kerjakan dengan cara bersusun pendek
Kerjakan dengan cara bersusun panjang
c.       Guru menanggapi dan mendiskusikan hasil pekerjaan kelompok.
2.      Kegiatan akhir (15 menit)
a.       Siswa dan guru membuat kesimpulan tentang bagaimana menyelesaikan perkalian bersusun yang paling tepat.
b.      Tindak lanjut penilaian akhir.

A.    Hal-hal unik yang muncul
Siswa mendemonstrasikan bentuk-bentuk perkalian dengan menggunakan media dan ternyata ada beberapa siswa yang bisa menggunakan media tangan sebagai alat bantu mengerjakan perkalian dengan cepat.


BAB V
TEMUAN (HASIL YANG DIPEROLEH)

A.    Hasil Pengolahan Data
Fakta dari hasil koreksi dan evaluasi dari perbaikan siklus pertama dan siklus kedua, ternyata nilai siswa menjadi meningkat yakni dari rata-rata 50% menjadi 70%.
Hasil dari nilai di atas berarti perbaikan pembelajaran yang penulis laksanakan telah berhasil.

                                    Hasil Evaluasi Pembelajaran Matematika Kelas IV  
                                 SDN. Sukorejo Kec. Gurah Kab. Kediri

No
Nama
Sebelum Perbaikan
Perbaikan Siklus I
Perbaikan Siklus II
1
Johan Setiawan
50
63
75
2
Dwi Agustina Denis F.
40
57
68
3
Fiki Darmawan
40
54
65
4
Leny Nurul Hidayah
45
58
69
5
Meikasari
52
52
70
6
Nik Mahardiyah
55
60
74
7
Ade Ayu Amelia
58
63
72
8
Beni Irawan
60
60
75
9
Ahmad Afif Aulia H.
80
85
90
10
Bramastyo Bayu A.
78
79
87
11
Devi Dyah Ayu N.
61
63
74
12
Eko Budi P.
40
50
65
13
Febriana Qoirun N.
54
58
67
14
Ikyu Ryansyah
62
65
70
15
Ilham Luhur S.
38
45
60
16
Indah Sofita S.
49
54
73
17
Kholila Asna
53
63
76
18
Ridha Fajar L. W.
72
76
88
19
Rika Putri R.
68
70
75
20
Rizky Novita L.
79
83
90
21
Syah Rizal S.
65
70
78
22
Yuni Ratnawati
60
60
74
23
Laila Mufidah
70
78
85
24
Luki Dandi
38
45
60
25
Nadia Nur R.
48
58
70
Jumlah
1415
1569
1850
Rata-rata
56,6
62,76
74
  
A.    Deskripsi Temuan dan Refleksi
1.      Siklus I
§  Siswa sudah agak tenang dengan adanya demonstrasi di dalam pembelajaran.
§  Semua siswa belum bisa mencapai hasil 70%.
2.      Siklus II
§  Siswa sudah tenang di dalam pembelajaran, karena siswa sudah menguasai materi dasar perkalian.
§  Guru hanya tinggal membimbing jika ada pertanyaan dari latihan yang belum dimengerti.
§  Hasil evaluasi sangat menggembirakan siswa mencapai hasil rata-rata 70%
B.     Pembahasan
Penulis berdasarkan hasil diskusi dengan teman sejawat, menunjukkan pembelajaran yang dilakukan penulis telah berhasil, hal itu dibuktikan dengan perolehan nilai rata-rata siswa sebelum perbaikan pembelajaran adalah 56,6% setelah perbaikan I menjadi 62,76% dan setelah perbaikan II menjadi 74%.
Siswa dapat berhasil disebabkan oleh keaktifan siswa dalam kegiatan belajar mengajar dengan mengamati, mencoba, melakukan sendir, dan menggunakan alat peraga yang nyata sesuai dengan dunia anak.
Hal itu sesuai dengan pendapat Ngalim Purwanto (1987 : 106)
mengemukakan faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar siswa adalah “faktor yang berada di dalam individu itu sendiri atau disebut faktor individual dan faktor di luar diri individu yang disebut faktor sosial”.


BAB VI
KESIMPULAN DAN SARAN TINDAK LANJUT

A.    Kesimpulan
Perbaikan pembelajaran Matematika siklus I dan siklus II yang telah dilaksanakan dapat diambil kesimpulan sebagai berikut :
1.      Siswa diperbanyak dengan latihan soal-soal yang bermanfaat untuk mempertajam dan mengembangkan kemampuan siswa.
2.      Metode demonstrasi, dapat memudahkan siswa merekam apa yang pernah dilihat dan dicobanya.
B.     Saran Tindak Lanjut
Berdasarkan kesimpulan di atas, beberapa hal yang sebaiknya ditindaklanjuti oleh guru untuk membangkitkan minat belajar anak dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran khususnya dan meningkatkan keaktifan serta suasana pembelajaran yang menyenangkan dalam kelas. Diantaranya adalah :
1.      Siswa menggunakan media yang mudah dijangkau dan menarik perhatian.
2.      Siswa diajak untuk terlibat langsung dalam pembelajaran sehingga akan lebih mudah terekam dalam otak siswa.
3.      Siswa diperbanyak dengan tanya jawab dan latihan agar lebih aktif dan terampil di dalam menyeleseikan permasalahan matematika.

DAFTAR PUSTAKA

Arsyad, Azhar. 2002. Media Pembelajaran. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Departemen Pendidikan Nasional. 2006.  
Pengembangan Silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran. Jakarta: 
Departemen Pendidikan Nasional
Handoko, Tri. 2006. Terampil Matematika 4. Jakarta: Erlangga
Ruseffendi. 1979. Pengajaran Matematika Modern Untuk Orang Tua Murid dan SPG. Bandung: Tarsito
Sadiman, Arief. dkk. 1990. Media Pendidikan. Jakarta: Pustekom IPS Dikbud dan CV. Rajawali
Sumantri, Mulyani dan Syodik, Nana. 2006. Perkembangan Peserta Didik. Jakarta: Universitas Terbuka
Tim Kreasi Guru SD Kab Kediri. 2008. LKS SD 4. Kediri: Tim Kreasi Guru SD
Wardani, I.G.A.K. 2006. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Universitas Terbuka
Wardani, I.G.A.K. 2008. Pemantapan Kemampuan Pofesional (Panduan). Jakarta: Universitas Terbuka.

No comments:

Post a Comment